analisis DFD

Senin, 20 Januari 2014
Posted by Yanuar kemal

 
proses pertama adalah supplier memberi data obat dan mengecek persediaan obat, kemudian menerima data pesanan, data pembelian dan data-data tersebut masuk kedalam proses kedua yaitu penerimaan obat, kemudian menerima data retur beli kemudian masuk kedalam proses ketiga yaitu meretur pembelian atau pengembalian data pembelian karena mengalami suatu kerusakan, kemudian pada proses keempat konsumen memberikan obat resep kemudian masuk kedalam proses penjualan di dalam proses penjualan terjadi transaksi penjualan, kemudian masuk ke proses kelima yaitu meretur penjualan atau pengembalian barang dari customer  karena hal tertentu, mungkin karena rusak dalam perjalanan atau pengiriman barang yang tidak memenuhi spesifikasi yang diinginkan customer.
sumber: http://tiksi20.blogspot.nl/2014/01/analisis-dfd.html

Yang perlu anda tahu tentang lensa wide

Rabu, 15 Januari 2014
Posted by Yanuar kemal

Buat referensi gan sebelum membeli,lebih baik lihat kegunaan lensa wide dan kebutuhan nya,yuk mareee...

Lensa wide (atau wideangle) sesuai namanya biasa disebut juga dengan lensa (sudut) lebar. Makna dari lebar artinya bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini bisa memasukkan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensa yang bisa dibilang lebar adalah antara 10-30mm, sementara dibawah 10mm sudah masuk kelas fish eye. Bila anda memakai lensa kit dengan fokal 18-55mm (yang akan setara dengan 28-85mm akibat crop factor) mungkin akan merasakan kalau lensa tersebut kurang begitu wide. Maka untuk kebutuhan yang lebih wide, orang lantas mempertimbangkan untuk memiliki satu lagi lensa wideangle.
Dalam bahasan kali ini pada dasarnya tidak dibedakan antara lensa wide fix dan zoom, namun kita tentu lebih suka dengan lensa zoom. Maka itu saya contohkan beberapa produk lensa zoom wide yang cukup populer seperti :
  • Tokina 11-16mm f/2.8 DX
  • Sigma 10-20mm f/3.5 EX DC HSM
  • Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 USM
  • Nikon AF-S 10-24mm f/3.5-4.5 DX
Yang pertama perlu anda ketahui tentang lensa seperti diatas adalah harganya yang mahal bahkan bisa lebih mahal dari harga kameranya :( . Padahal lensa wide tidak selalu dijejali bermacam fitur modern seperti stabilizer. Soal bukaan diafragma pun umumnya bukan yang bukaan besar atau konstan. Lalu apanya yang membuat lensa wide itu mahal? Mungkin jawabannya karena tingkat kesulitan yang lebih banyak dalam mendesain optik lensa wide. Optik lensa wide itu harus mampu memberi ketajaman yang baik dan sebisa mungkin terhindar dari purple fringing dan vignetting (area pojok yang lebih gelap).
Umumnya DSLR yang kita miliki adalah bersensor APS-C. Saat anda akan membeli lensa wide (misal lensa dengan fokal 10-22mm) jangan senang dulu dengan fokal 10mm itu, karena akibat crop factor maka 10mm itu setara dengan 15mm bila dikomparasikan dengan kamera film. Maka itu hindari lensa wide untuk full frame seperti 14-24mm karena nantinya akan kurang wide.
Oke, kita tinggalkan bahasan teknis yang memusingkan, kita bahas aspek fotografinya saja. Apa tujuan anda beli lensa wide? Kalau dibuat survey mungkin mayoritas akan bilang untuk mendapat foto landscape, sisanya mungkin untuk foto interior atau arsitektur. Oke, memang itu sebagian dari fungsi lensa wide. Tapi untuk lebih jelasnya bisa saya rinci lebih jauh begini :
Wideangle bukan sekedar memasukkan banyak elemen kedalam gambar

Kadang kita beranggapan lensa wide itu berguna untuk memasukkan sebanyak-banyaknya elemen ke dalam sebuah bidang foto. Tidak salah memang, karena berkat angle yang lebar maka lensa wide memang bisa melakukan itu. Namun dalam fotografi itu perlu yang namanya Point of Interest, dan mendapatkan PoI dari lensa wide lebih sulit karena bila kita kurang hati-hati maka foto yang kita hasilkan akan kurang menarik seperti contoh foto di atas. Kenapa? Karena bisa saja ada elemen yang tidak semestinya ada, justru masuk ke dalam frame dan mengganggu PoI.  Jadi dengan lensa wide, kita perlu lebih memahami dasar fotografi seperti komposisi, framing, PoI dsb.
Wideangle memberi kesan dimensi

Lensa wide punya ciri lain yaitu mampu memberi dimensi atau depth dari sebuah foto. Jadi fungsi lensa wide adalah mencoba menghadirkan suasana 3 dimensi dalam bidang 2 dimensi. Bagaimana bisa? Karena foto yang dibuat dengan lensa wide akan mudah dibayangkan mana yang paling depan (dekat ke kamera), mana yang tengah dan mana yang belakang (jauh dari kamera). Sebagai resikonya, benda yang terlalu dekat dengan kamera akan nampak sangat besar, sementara benda yang jauh akan nampak sangat kecil. Foto diatas saya ambil di pantai selatan Banten, namanya Tanjung Layar. Perhatikan batu karang besar yang menyerupai karang, aslinya batu itu sangat besar. Tapi karena saya pakai lensa wide, maka karang itu tampak agak kecil dan batu di depan (yang aslinya cukup kecil) jadi nampak besar.

Wideangle membuat efek distorsi

Ini adalah hal yang lumrah dari sebuah lensa wide, yaitu distorsi. Artinya pada bagian tengah lensa boleh jadi baik-baik saja, tapi di bagian tepi akan ada distorsi sehingga foto-foto tertentu akan nampak kurang natural, seperti foto potret dan foto gedung. Lain halnya untuk pemandangan (landscape) dimana distorsi yang terjadi bisa dianggap tidak mengganggu. Distorsi dalam arsitektur akan tampak pada garis tegak yang jadi miring, apalagi umumnya kita memotret bangunan tinggi dengan posisi berdiri di atas tanah. Maka yang tampak si bangunan akan nampak makin mengecil ke atas alias perspektifnya berubah. Foto masjid Bani Umar di Tangerang ini saya ambil dengan fokal lensa 12mm (setara dengan 18mm di full frame) , nampak begitu miring akibat distorsi lensa. Untuk mengatasi itu bisa dikoreksi dengan olah digital pakai plug-in koreksi perspektif di Photoshop, atau sekalian saja beli lensa Tilt Shift PC (Perspective Correction).
Itulah seklumit info yang bisa saya share soal lensa wide. Tidak banyak memang, karena saya juga bukan fotografer profesional dan cuma sesekali saja pakai lensa wide. Intinya, bila anda merasa cukup dengan fokal wide dari lensa kit anda, it’s ok. Tapi kalau anda merasa kurang, maka investasi ke lensa wide memang pilihan yang tepat. Apa yang saya tulis ini bisa jadi bahan masukan saja untuk lebih memaksimalkan lensa mahal tersebut.

Referensi :  http://gaptek28.wordpress.com/2011/10/25/yang-anda-perlu-tahu-tentang-lensa-wide/

Masih inget permainan kecil yang kaya gini?

Minggu, 03 November 2013
Posted by Yanuar kemal

5 Permainan Jorok Di Masa Kecil

Jadi, sebagai generasi yang pernah mengalami masa masa kejayaan main tak benteng di lapangan sore-sore, marilah kita mengenang sejenak permainan masa kecil yang penuh tantangan dan bersimbah peluh tersebut. Untuk kali ini yang akan kita bahas adalah permainan yang jorok. Jorok harafiah ya, bukan pake tanda petik. Karena kalo “jorok” yang ehm-ehm itu jadi bagiannya neng Dara ajah. Nah, inilah dia permainan jorok di masa kecil:

1. Main di Got

Boong banget kalo kamu gak pernah main di got. Entah kenapa, got itu seperti sebuah dimensi lain yang menarik untuk dijelajahi. Apalagi kalo gotnya besar dan kering. Bisa jadi markas kalau lagi main perang-perangan. Kalo gotnya berair dan agak dalam sampai semata kaki bisa sambil berburu ncu a.k.a cebong a.k.a berudu berkaki a.k.a kodok yang belum bermetamorphosis sempurna a.k.a tadpole. Biasanya sering ketuker nih sama ikan cere a.k.a ikan seribu a.k.a gupi a.k.a suwadakar. Maksud hati punya ikan hias pas beberapa hari di toples malah jadi kodok. Tapi semakin sering seorang anak main di got semakin jago dia membedakan mana ncu mana ikan cere. Biasanya sih anak-anak macam gini yg bakalan jadi ketua geng.

Ini Ncu

Ini Ikan Cere

2. Main Masak-masakan atau Jamu-jamuan

Ini mainan cewek nih biasanya. Tapi cowok juga suka diajak main dan biasanya jadi yang dipaksa nyobain hasil ‘masakan’ nya. Kenapa jorok? Soalnya yang dimasak itu yah biasanya dedaunan entah apa, buah-buahan liar dan kadang dicampur ulat bulu, cacing dan kaki seribu yang ditumbuk pake batu terus disajikan dengan alas daun. Makannya pake lidi yang buat nyapu halaman. Ewh. Jamu-jamuan juga parah. Air warna-warni yang jadi jamu itu adalah hasil perasan dari kertas krep terus dikasih gula. Omaygat. Sekarang baru pada ngeh kan ya kenapa sering diare dulu waktu masih bocah?

3. Nyari Telor Bekicot.

Melalui survey kecil-kecilan, banyak yang memiliki kenangan romantis dengan permainan ini. Beberapa bilang ini adalah permainan mencari telur naga, sebagian bilang buah padi, buah alang-alang, yang paling kasian adalah yang diboongin kalo itu adalah stroberi. Emang sih bentuknya merah pink indah gitu. Dan yang bilang kalo makan ginian bisa bikin pinter? Jago renang dan manjat pohon kelapa? Tsk tsk tsk. Itu akal-akalan pak tani aja biar kamu bersihin sawahnya dari hama bekicot. Tabah ya.

Itu Telor Bekicot, bukan Anggur Merah

4. Nyolong Makanan Di Kuburan Cina

Biasanya di kebudayaan cina kalo berziarah pasti juga bawa persembahan makanan yang ditinggalkan di makam. Biasanya sih ada aja begundal yang nekat makanin, karena emang makanan beneran sih. Tapi, bro itu buat orang yang udah meninggal loh. Kalo dia gak terima terus nyamperin minta ganti gimana? Ntar kamu pipis sama berak di celana lagi. Jadi jorok kan.

5. Mandi di Kali.

Kalo kamu tinggal di kaki gunung di pelosok nusantara, maka permainan ini sama sekali gak jorok. Palingan kalo lagi apes ada lele kuning lewat. Tapi kalo kamu anak kota dan mandi di kali. Oh well. Ini bocorannya, konon menurut dinas kebersihan, tikus kalo dilempar ke kali di Jakarta bakalan mati keracunan duluan sebelum dia mati tenggelam. Hmm.
Gimana? Apakah ada paling gak satu dari permainan diatas yang pernah kamu lakukan? Kalau lebih dari satu dan kamu masih bisa baca artikel ini sambil mengenang masa kecil berarti alam semesta sayang sama kamu. Kalau kamu gak pernah melakukan satu hal pun dari permainan diatas berarti kamu kurang menantang masa kecilnya, atau mungkin kamu cukup kaya sehingga dari kecil bisa main Nintendo. Atau jangan-jangan kamu punya jenis permainan jorok lain? Cobak tolong dishare deh.


Sumber: http://malesbanget.com/2012/03/5-permainan-jorok-di-masa-kecil/#ixzz2jZ6RNRSy
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Blogger Tricks

Quote

Why Choose Us

Incredible Support

YanuarKemal. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Entah lah hanya seorang mantan KM yang lengser akibat tidak becus mengurus kelas :)

Foto saya
kuliah di salah satu kampus di daerah kalimalang Gunadarma lebih tepatnya.

Flickr

Blogger Tricks

elmo

Blogger Tricks

elmo

Blogger Tricks

elmo biru

Blogger Tricks

- Copyright © ANDONO YANUAR KEMAL -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -