Pengertian Bank sentral

Minggu, 13 April 2014
Posted by Yanuar kemal
Pendahuluan
Kita sering mendengar istilah bank yang pada umunya kitaketahu bank dalah lembaga yang menghimpun danadana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. Namun dibalik semua itu ada istilah bank sentral yang mengatur semua keguatan tersebut sehingga pada tulisan ini akan membahas mengenai bank sentral.
Landasan Teori
Pengertian bankbank menurut UU No 7 tahun 1992 adalah badan usaha yang menghimpun dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Menurut wikipediawikipedia Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut. Bank Sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai matamata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan. Di Indonesia, fungsi Bank Sentral diselenggarakan oleh Bank IndonesiaIndonesia.
Pembahasan
Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas matamata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya. Bank sentral hanya ada satu sebagai pusat dari seluruh bank yang ada di Indonesia. Pada mulanya perkembangan ke bank sentral tersebut dimulai dari adanya suatu bank yang secara bertahap, melaksanakan berbagai macam posisi, baik bersifat lembaga pemerintah, maupun non-pemerintah yang kemudian dikenal dengan nama bank sentral. Beberapa posisi/wewenang yang dimiliki lembaga tersebut antara lain: hak untuk mengeluarkan uang (partial mo¬nopoly), dapat bertindak sebagai banker dan agen pemerintah.. Bank yang memiliki posisi tersebut dikenal sebagai “bank of issueissue” atau “national banknational bank”. Dalam per¬kembangan selanjutnya, bank tersebut memperoleh kekuasaan yang lebih luas, sehingga muncul istilah: “central bank”. Di Indonesia, fungsi bank sentral pada masa penjajahan dilakukan oleh De Javasche Bank yang bertindak sebagai bank sirkulasi dan menjalankan beberapa fungsi bank sentral lainnya. De Javasche Bank didirikan pada tanggal 24 Januari 1828. Di samping menjalankan fungsinya sebagai bank sentral, bank tersebut juga melakukan kegiatan bank umum. Pada masa perjuangan kemerdekaan, Bank Negara Indonesia didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 tanggal 5 Juli 1946 sebagai bank sentral pemerintah RI dengan tugas utama sebagai berikut :
1. memberikan pinjaman kepada pemerintah,
2. menarik uang tentara pendudukan Jepang untuk diganti dengan ORI (Oeang, Repoeblik Indonesia),
3. menyediakan fasilitas kredit untuk, perusahaan-perusahaan industri dan perdagangan yang beroperasi di daerah kekuasaan pemerintah RI,
4. membantu pembiayaan misi-misi pemerintah ke luar negeri.

Fungsi Bank Sentral
Bank Sentral adalah bank yang merupakan pusat struktur moneter dan perbankan di negara yang bersangkutan dan yang melaksanakan (sejauh dapat dilaksanakan dan untuk kepentingan ekonomi nasional) fungsi-fungsi sebagai berikut:
1. Memperlancar lalu lintas pembayaran
a. menciptakan uang kartal
b. menyelenggarakan kliring antar bank umum.

2. Sebagai bankir, agen dan penasehat pemerintah.
Bank Sentral sebagai bankir :
a. memelihara rekening pemerintah
b. memberikan pinjaman sementara
c. memberikan pinjaman khusus
d. melaksanakan transaksi yang menyangkut jual beli valuta asing (valas)
e. menerima pembayaran pajak
f. membantu pembayaran pemerintah dari pusat ke daerah,
g. membantu pengedaran surat berharga pemerintah
h. mengumpulkan dan menganalisis datadata ekonomi

Bank sentral sebagai agen dan penasehat pemerintah :
a. mengadministrasi dan mengelola hutang nasional
b. memberikan jasa pembayaran bunga atas hutang
c. memberikan saran dan informasi mengenai keadaan pasar uang dan modal.

3. Memelihara cadangan/cash reserve bank umum
4. Memelihara cadangan devisa negara :
a. internal reserve, untuk keperluan jumlah uang beredar
b. eksternal reserve, untuk alat pernbayaran internasional
5. Sebagai bankers bank dan lender of last resort,
6. Mengawasi kredit
7. Mengawasi bank (bank supervision):
a. Prudential Supervision: pengawasan bank yang diarahkan agar individual bank dapat dijaga kelangsungan hidupnya sehingga kepentingan masyarakat dapat dilindungi.
b. Monetary Supervision: menjaga nilai matamata uang negara yang bersangkutan sehingga bank tersebut dapat menjadi penyangga kebijakan moneter maupun kebijakan ekonomi pemerintah lainnya.

Neraca Bank Sentral
Kegiatan bank sentral di dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan moneter tercermin pada bentuk umum neraca yang disusun. Secara singkat pos-pos atau rekening utama pada neraca bank sentral adalah sebagai berikut :
1. Kekayaan (Assets)
a. Cadangan, yang meliputi :
– Sertifikat Emas
– Special Drawing Rights (SDR)
– Valuta Asing
b. Pinjaman yang diberikan (loans), terutama kepada bank umum.
c. Surat berharga (sebagian besar adalah surat berharga milik pemerintah).
d. Kekayaan lain-lain, dapat berupa tanah, gedung atau peralatan-peralatan,

2. Hutang (Liabilities)
a. Uang kertas
b. Deposito merupakan bagian terbesar adalah deposito bank umum.
c. Surplus diperoleh dari : bunga surat berharga yang ditahan, bunga pinjaman yang diberikan dan dari kegiatan lain.
d. Lain-lain (misalnya: pengeluaran yang belum dibayar).


Kesimpulan
Bank sentral pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di suatu negara. Bank Sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan. Di Indonesia, fungsi Bank Sentral diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

 Referensi
httphttp://indonesi4ku.wordpress.com/2011/03/15/pengertian-klasifikasi-tugas-fungsi-kegiatan-serta-peranan-bank/
http://organisasi.org/macam-jenis-bank-definisi-pengertian-bank-sentral-umum-dan-bank-perkreditan-rakyat
http://putracenter.net/2009/09/23/definisi-fungsi-dan-peranan-bank-umum-dalam-perekonomian/
http://adhipradigdo.wordpress.com/2010/03/10/pengertian-bank-sentral-bank-devisa-lps-2/
http://pebyword.wordpress.com/2011/03/23/1-2-fungsi-dan-peranan-bank-sentral/
http://id.wikipediawikipedia.org/wiki/Bank_Indonesia
http://alukmalay.blogspot.de/2012/04/pengertian-bank-sentral.html


Usaha perbankan dimulai dari zaman Babylonia, dilanjutkan ke zaman Yunani Kuno dan Romawi. Pada saat itu, kegiatan utama bank hanya sebagai tempat tukar menukar uang. Selanjutnya, kegiatan bank berkembang menjadi tempat penitipan dan peminjaman uang. Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh bank dipinjamkan kembali ke masyarakat yang membutuhkannya. Sementara itu, mengenai sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia Belanda. Pada saat itu terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting di Hindia Belanda antara lain: De Javasche NV, De Post Paar Bank, De Algemenevolks Crediet Bank, Nederland Handles Maatscappij (NHM), Nationale Handles Bank (NHB), dan De Escompto Bank NV.
Di samping itu, terdapat pula bank-bank milik pribumi, Cina, Jepang, dan Eropa lainnya. Bank-Bank tersebut antara lain: Bank Nasional Indonesia, Bank Abuah Saudagar, NV Bank Boemi, The matsui Bank, The Bank of China, dan Batavia Bank.
Di zaman kemerdekaan perbankan di Indonesia bertambah maju dan berkembang lagi. Beberapa bank Belanda dinasionalisir oleh pemerintah Indonesia. Bank-bank yang ada di zaman awal kemerdekaan, antara lain:
a. Bank Negara Indonesia yang didirikan tanggal 5 Juli 1946 kemudian menjadi BNI 1946.
b. Bank Rakyat Indonesia yang didirikan tanggal 22 Februari 1946. Bank ini berasal dari DE ALGEMENE VOLKCREDIET bank atau Syomin Ginko.
c. Bank Surakarta MAI (Maskapai Adil Makmur) tahun 1945 di Solo.
d. Bank Indonesia di Palembang tahun 1946.
e. Bank Dagang Nasional Indonesia tahun 1946 di Medan.
f. Indonesia Banking Corporation tahun 1946 di Yogyakarta, kemudian menjadi Bank Amerta.
g. NV Bank Sulawesi di Manado tahun 1946.
h. Bank Dagang Indonesia NV di Banjarmasin tahun 1949.

Pengertian Bank

Menurut Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang Perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah “badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak”.
Berdasarkan pengertian di atas, bank merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang keuangan, artinya aktivitas perbankan selalu berkaitan dalam bidang keuangan.

Asas, Fungsi, dan Tujuan Perbankan Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, perbankan Indonesia dalam melakukan usahanya berasaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Demokrasi ekonomi itu sendiri dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Berdasarkan asas yang digunakan dalam perbankan, maka tujuan perbankan Indonesia adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasilhasilnya, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1998, fungsi bank di Indonesia adalah:
a. Sebagai tempat menghimpun dana dari masyarakat Bank bertugas mengamankan uang tabungan dan deposito berjangka serta simpanan dalam rekening koran atau giro.
Fungsi tersebut merupakan fungsi utama bank.
b. Sebagai penyalur dana atau pemberi kredit Bank memberikan kredit bagi masyarakat yang membutuhkan terutama untuk usaha-usaha produktif.

Refensi : http://mengerjakantugas.blogspot.de/2009/05/sejarah-perbankan-pengertian-asas.html

Cara cepat membuka IPK UNIVERSITAS GUNADARMA

Kamis, 13 Februari 2014
Posted by Yanuar kemal

Cara Melihat IPK Selain Menggunakan Studentsite 100% Berhasil

Menjelang akhir semester studentsite adalah situs yang paling banyak dikunjungi oleh mahasiswa Universitas Gunadarma untuk mengetahui nilai IPK selama kuliah. Sehingga situs tersebut akan sulit di akses. Adapun cara-cara untuk melihat IPK yaitu;
“SITUS INI DAPAT DIGUNAKAN KAPAN SAJA DAN JURUSAN APA SAJA” .NPM
Di situs tersebut, kita dapat melihat nilai IPK semester hanya dengan memasukkan NPM dan Tanggal Lahir sebagai kata kuncinya.
Semoga bermanfaat.
sumber : http://selalucintaindonesia.wordpress.com/2013/03/20/1023/

analisis DFD

Senin, 20 Januari 2014
Posted by Yanuar kemal

 
proses pertama adalah supplier memberi data obat dan mengecek persediaan obat, kemudian menerima data pesanan, data pembelian dan data-data tersebut masuk kedalam proses kedua yaitu penerimaan obat, kemudian menerima data retur beli kemudian masuk kedalam proses ketiga yaitu meretur pembelian atau pengembalian data pembelian karena mengalami suatu kerusakan, kemudian pada proses keempat konsumen memberikan obat resep kemudian masuk kedalam proses penjualan di dalam proses penjualan terjadi transaksi penjualan, kemudian masuk ke proses kelima yaitu meretur penjualan atau pengembalian barang dari customer  karena hal tertentu, mungkin karena rusak dalam perjalanan atau pengiriman barang yang tidak memenuhi spesifikasi yang diinginkan customer.
sumber: http://tiksi20.blogspot.nl/2014/01/analisis-dfd.html

Yang perlu anda tahu tentang lensa wide

Rabu, 15 Januari 2014
Posted by Yanuar kemal

Buat referensi gan sebelum membeli,lebih baik lihat kegunaan lensa wide dan kebutuhan nya,yuk mareee...

Lensa wide (atau wideangle) sesuai namanya biasa disebut juga dengan lensa (sudut) lebar. Makna dari lebar artinya bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini bisa memasukkan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensa yang bisa dibilang lebar adalah antara 10-30mm, sementara dibawah 10mm sudah masuk kelas fish eye. Bila anda memakai lensa kit dengan fokal 18-55mm (yang akan setara dengan 28-85mm akibat crop factor) mungkin akan merasakan kalau lensa tersebut kurang begitu wide. Maka untuk kebutuhan yang lebih wide, orang lantas mempertimbangkan untuk memiliki satu lagi lensa wideangle.
Dalam bahasan kali ini pada dasarnya tidak dibedakan antara lensa wide fix dan zoom, namun kita tentu lebih suka dengan lensa zoom. Maka itu saya contohkan beberapa produk lensa zoom wide yang cukup populer seperti :
  • Tokina 11-16mm f/2.8 DX
  • Sigma 10-20mm f/3.5 EX DC HSM
  • Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 USM
  • Nikon AF-S 10-24mm f/3.5-4.5 DX
Yang pertama perlu anda ketahui tentang lensa seperti diatas adalah harganya yang mahal bahkan bisa lebih mahal dari harga kameranya :( . Padahal lensa wide tidak selalu dijejali bermacam fitur modern seperti stabilizer. Soal bukaan diafragma pun umumnya bukan yang bukaan besar atau konstan. Lalu apanya yang membuat lensa wide itu mahal? Mungkin jawabannya karena tingkat kesulitan yang lebih banyak dalam mendesain optik lensa wide. Optik lensa wide itu harus mampu memberi ketajaman yang baik dan sebisa mungkin terhindar dari purple fringing dan vignetting (area pojok yang lebih gelap).
Umumnya DSLR yang kita miliki adalah bersensor APS-C. Saat anda akan membeli lensa wide (misal lensa dengan fokal 10-22mm) jangan senang dulu dengan fokal 10mm itu, karena akibat crop factor maka 10mm itu setara dengan 15mm bila dikomparasikan dengan kamera film. Maka itu hindari lensa wide untuk full frame seperti 14-24mm karena nantinya akan kurang wide.
Oke, kita tinggalkan bahasan teknis yang memusingkan, kita bahas aspek fotografinya saja. Apa tujuan anda beli lensa wide? Kalau dibuat survey mungkin mayoritas akan bilang untuk mendapat foto landscape, sisanya mungkin untuk foto interior atau arsitektur. Oke, memang itu sebagian dari fungsi lensa wide. Tapi untuk lebih jelasnya bisa saya rinci lebih jauh begini :
Wideangle bukan sekedar memasukkan banyak elemen kedalam gambar

Kadang kita beranggapan lensa wide itu berguna untuk memasukkan sebanyak-banyaknya elemen ke dalam sebuah bidang foto. Tidak salah memang, karena berkat angle yang lebar maka lensa wide memang bisa melakukan itu. Namun dalam fotografi itu perlu yang namanya Point of Interest, dan mendapatkan PoI dari lensa wide lebih sulit karena bila kita kurang hati-hati maka foto yang kita hasilkan akan kurang menarik seperti contoh foto di atas. Kenapa? Karena bisa saja ada elemen yang tidak semestinya ada, justru masuk ke dalam frame dan mengganggu PoI.  Jadi dengan lensa wide, kita perlu lebih memahami dasar fotografi seperti komposisi, framing, PoI dsb.
Wideangle memberi kesan dimensi

Lensa wide punya ciri lain yaitu mampu memberi dimensi atau depth dari sebuah foto. Jadi fungsi lensa wide adalah mencoba menghadirkan suasana 3 dimensi dalam bidang 2 dimensi. Bagaimana bisa? Karena foto yang dibuat dengan lensa wide akan mudah dibayangkan mana yang paling depan (dekat ke kamera), mana yang tengah dan mana yang belakang (jauh dari kamera). Sebagai resikonya, benda yang terlalu dekat dengan kamera akan nampak sangat besar, sementara benda yang jauh akan nampak sangat kecil. Foto diatas saya ambil di pantai selatan Banten, namanya Tanjung Layar. Perhatikan batu karang besar yang menyerupai karang, aslinya batu itu sangat besar. Tapi karena saya pakai lensa wide, maka karang itu tampak agak kecil dan batu di depan (yang aslinya cukup kecil) jadi nampak besar.

Wideangle membuat efek distorsi

Ini adalah hal yang lumrah dari sebuah lensa wide, yaitu distorsi. Artinya pada bagian tengah lensa boleh jadi baik-baik saja, tapi di bagian tepi akan ada distorsi sehingga foto-foto tertentu akan nampak kurang natural, seperti foto potret dan foto gedung. Lain halnya untuk pemandangan (landscape) dimana distorsi yang terjadi bisa dianggap tidak mengganggu. Distorsi dalam arsitektur akan tampak pada garis tegak yang jadi miring, apalagi umumnya kita memotret bangunan tinggi dengan posisi berdiri di atas tanah. Maka yang tampak si bangunan akan nampak makin mengecil ke atas alias perspektifnya berubah. Foto masjid Bani Umar di Tangerang ini saya ambil dengan fokal lensa 12mm (setara dengan 18mm di full frame) , nampak begitu miring akibat distorsi lensa. Untuk mengatasi itu bisa dikoreksi dengan olah digital pakai plug-in koreksi perspektif di Photoshop, atau sekalian saja beli lensa Tilt Shift PC (Perspective Correction).
Itulah seklumit info yang bisa saya share soal lensa wide. Tidak banyak memang, karena saya juga bukan fotografer profesional dan cuma sesekali saja pakai lensa wide. Intinya, bila anda merasa cukup dengan fokal wide dari lensa kit anda, it’s ok. Tapi kalau anda merasa kurang, maka investasi ke lensa wide memang pilihan yang tepat. Apa yang saya tulis ini bisa jadi bahan masukan saja untuk lebih memaksimalkan lensa mahal tersebut.

Referensi :  http://gaptek28.wordpress.com/2011/10/25/yang-anda-perlu-tahu-tentang-lensa-wide/
Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Blogger Tricks

Quote

Why Choose Us

Incredible Support

YanuarKemal. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Entah lah hanya seorang mantan KM yang lengser akibat tidak becus mengurus kelas :)

Foto saya
kuliah di salah satu kampus di daerah kalimalang Gunadarma lebih tepatnya.

Flickr

Blogger Tricks

elmo

Blogger Tricks

elmo

Blogger Tricks

elmo biru

Blogger Tricks

- Copyright © ANDONO YANUAR KEMAL -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -